Showing posts with label Doa doa. Show all posts
Showing posts with label Doa doa. Show all posts

Sunday, May 14, 2017

Berdo'a Depan Ka'bah, Wanita yang Difonis Mandul Ini Seketika Dikaruniai 4 Anak Kembar!

Memiliki anak atau keturunan merupakan salah satu tujuan dari pernikahan. Meski begitu ada beberapa orang yang Allah uji keimanan dan kesabarannya dalam memperoleh seorang anak. Hal ini jelas terlihat dimana banyak pasangan yang sudah bertahun-tahun menikah namun belum juga dikaruniai anak.

Beroda di ka'bah
Gabmar Ilustrasi Google.com
Salah satunya yang dialami oleh pasangan Happy Ayunita (32 tahun) dan Heru Kunadi (34 tahun) yang belum juga dikaruniai keturunan meski pernikahan mereka sudah menginjak lima tahun.

Melihat kondisi tersebut, mereka pun berinisiatif untuk melakukan metode bayi tabung selama beberapa kali. Namun sayangnya ketiga percobaan tersebut gagal membuahkan hasil, meski harga untuk melakukan hal tersebut terbilang mahal.

Tetap berikhtiar dan berdoa, pasangan ini pun berinisiatif melakukan ibadah ke tanah suci sembari memohon diberi momongan ketika berada di depan Ka’bah. Begitu inginnya memiliki anak, Happy bahkan berucap bahwa dirinya ingin memiliki empat orang anak.

“Di keluargaku itu ramai. Kita ada empat bersaudara, jadi ingin punya anak banyak juga. Aku berdoa di sana minta anak empat,” ucapnya sebagaimana dilansir dari Merdeka.

Kepergian mereka pun tidak diketahui oleh keluarga masing-masing dan setelah satu bulan, Happy tidak datang bulan. Setelah diperiksa ternyata terdapat empat janin yang berada di dalam perutnya.

Ia pun teringat kembali dengan doanya saat berada di tanah suci yang meminta empat orang anak. “Oh iya saya minta empat anak, tidak menyangka langsung dikasih empat anak kembar. Senang, kaget dan keluarga juga tidak menyangka semuanya,” lanjutnya.

Akhirnya dengan doa dan ikhtiarnya, Happy pun melahirkan empat anak kembar dalam keadaan yang sehat dan tidak kekurangan sesuatu apapun. Tiga diantaranya berjenis kelamin laki-laki, sedangkan satu anak berjenis kelamin perempuan. Happy dan suami pun menamai keempatnya dengan nama Rabani, Habibi, Ghani dan Safea. Subhanallah 

Friday, May 5, 2017

Dajjal Keliling Dunia Menggunakan Pesawat Terbang?

Dajjal adalah makhluk yang dijanjikan muncul pada akhir zaman. Kehadirannya menandakan jika usia alam semesta tidak lama lagi karena segera datang kiamat besar. Setelah keluar dari persembunyian, Dajjal akan melancarkan aksinya untuk menebar fitnah di muka bumi. 

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/dajjal-keliling-dunia-menggunakan.htm

Seluruh negeri dilewati, kecuali Mekah dan Madinah yang dijaga ketat oleh malaikat. Konon makhluk bermata satu ini nantinya akan hidup selama 40 hari. Lantas bagaimana bisa dalam jangka waktu singkat ini Dajjal mampu keliling dunia?

Ternyata Nabi Muhammad SAW menegaskan jika saat keluar nanti Dajjal dilengkapi dengan kendaraan super cepat yang terbang di angkasa. Apakah kendaraan yang disebut keledai terbang tersebut adalah sebuah pesawat?

Di jelaskan dalam sebuah hadist yang artinya Ia memiliki keledai yang ditungganginya, lebar antara dua telinganya 40 hasta. (HR Ahmad dalam l Musnad, dan Hakim dalam al-Mustadrok). Keledai putih itu memiliki kekuatan satu langkahnya sama dengan satu mil jaraknya. Keledai tersebut memakan api dan menghembus asap, dapat terbang di atas daratan dan menyeberangi lautan. Kecepatannya seperti awan ditiup oleh angin dan bumi berputar terasa lebih cepat ketika ia berada diangkasa. "Bumi akan digulung untuknya; ia menggenggam awan di tangan kanannya, dan mendahului matahari di tempat terbenamnya; lautan hanya sedalam mata kakinya; di depannya adalah gunung yang penuh asap." (Kanzul-'Ummal, jilid VII, halaman 2998).

Dahulu, ulama bisa saja berpikiran jika Dajjal dibantu para setan dalam menjalankan kendaraanya. Namun, nubuat Nabi Muhammad SAW ini begitu mudah dipahami dijaman kini. Keledai yang dikatakan Nabi, tidak harus diartikan sebagai keledai hewan tunggangan yang biasa digunakan pada masa lalu. Namun keledai ini bisa diartikan sebagai kendaraan. 

Apakah ini pesawat terbang? Wallahu A'lam Bishawab

Dalam hadist di atas jika keledai tersebut memiliki kecepatan seperti awan yang ditiup angin. Seperti diketahui, dewasa ini pesawat terbang kecepatannya memang melebihi kecepatan angin.

 Selanjutnya Nabi SAW bersabda sbb: "Bumi akan digulung untuknya ". Ini berarti Dajjal akan bergerak begitu cepat seolah-olah bumi yang luas ini kelihatan ciut. Gerakan Dajjal melalui udara dikatakan sebagai berikut: "la akan menggenggam awan di tangan kanannya". Artinya ia akan terbang menembus dan di atas awan.

Selanjutnya Nabi Muhammad menerangkan bahwa "Dajjal akan meloncat-loncat di antara bumi dan langit". Semua ini mengisyaratkan perjalanan Dajjal melalui udara. Lebih lanjut diterangkan bahwa Dajjal akan bergerak begitu cepat hingga ia:"Mendahului matahari di tempat terbenamnya"

Pada dewasa ini kapal-udara terbang lebih cepat dari jalannya matahari; orang yang berangkat dari Timur pada pagi hari, akan sampai di Barat sebelum matahari terbenam.

Jika melihat perkembangan transportasi saat ini, pesawat terbang memang paling merajai dunia transportasi. Bisa jadi, inilah keledai terbang yang diucapkan Nabi Muhammad SAW dahulu. Namun, Wallahu A'lam. Allah SWT yang maha mengetahui apa sebenarnya keledai terbang tersebut. Semoga menjadi bahan renungan agar semakin bertambah pengetahuan. 

Thursday, May 4, 2017

Bunda Tolong Di Ingat! Malaikat Kecilku Meninggal Karena Hal Sepele Ini, Hal ini Tidak Boleh Dilakukan Jika Bayimu Terjatuh!

Laporan yang menyampaikan bila, seseorang bayi berumur 9 bln., jatuh dari ranjang yang tingginya kurang lebih 50 cm, mamanya waktu saksikan bayi ini jatuh lantas kepalanya ada benjolan, tidaklah terlalu peduli. Tetapi sesudah 4 hari, dahinya mulai bengkak dan lebih kronis, mamanya selekasnya membawanya ke rumah sakit tetapi nyawanya tidak bisa diselamatkan…

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/bunda-tolong-di-ingat-malaikat-kecilku.html
google.com
Apabila bayimu jatuh, apa yang semestinya seseorang ibu kerjakan?

Hal yg tidak dapat dikerjakan apabila bayimu jatuh :

1. Tdk bisa selekasnya diangkat dan digendong.
Waktu bayi jatuh, umumnya ibu bakal selekasnya menggendongnya, tetapi langkah tersebut sesungguhnya salah. Langkah yang benar yakni menenangkan diri, lantas tunggu sebagian detik, ingat posisi jatuh si bayi, saksikan sisi badannya ada yang terluka atau tak. Sekalian perhatikan juga, apakah gerakan si bayi ada yang aneh, atau cobalah perhatikan apakah si bayi ada trauma dan patah tulang.

2. Tak bisa menggosok luka lebam.
Apabila berlangsung luka lebam, jika tidak bisa diakukan selekasnya, bisa didinginkan dahulu. Setelah luka, dalam 24-28 jam bakal terbantu. Tetapi ingat untuk tidak menggosok lukanya, atau bisa jadi parah lukanya.

3. Janganlah sangat asal-asalan dan tak peduli.
Terdapat banyak orang-tua yg tidak lihat sinyal darurat dari si bayi, mereka jadi selanjutnya tunda penyelamatan si bayi.

Beberapa gejala apa yang penting dicermati sesudah bayi jatuh?
Apabila si bayi waktu jatuh semuanya badannya terbungkus baju yang tidak tipis, umumnya waktu jatuh akan tidak menyebabkan memar yang kronis. Tetapi apabila waktu jatuh, kepala yang terserang lantai duluan, jadi harus diperhatikan lewat cara spesial. Lantaran untuk bayi kecil, kepala semakin tambah berat dari pada badannya, terlebih apabila waktu jatuh tak memakai pakaian, jadi bakal menyebabkan memar yang serius.

Koagulasi anak-anak masihlah demikian lemah, terlebih apabila masihlah anak yang berumur 6 bln., waktu masih awal mungkin saja tak terlihat ada permasalahan, tetapi sesudah cukup lama, lukanya bakal jadi makin kritis.

Untuk luka di bagian kepala, mesti begitu diperhatikan apakah anak-anak memiliki tanda-tanda lesu, muntah-muntah, koma, dan system syaraf yang lain. Apabila anak-anak waktu terluka jadi menangis, tak muntah, berwajah normal, jadi itu masihlah baik keadaannya. Terbalik dengan anak yang waktu jatuh mukanya segera pucat, lantas muntah, itu keadaannya lebih kronis, mesti selekasnya dibawa ke rumah sakit, kerjakan kontrol dan pengamataan sekitaran 3-4 hari.

Tanda-tanda apa yang diperlihatkan si bayi sesudah jatuh yang butuh selekasnya dibawa ke tempat tinggal sakit?

a. Berlangsung luka pendarahan di bagian kepala.
b. Sesudah jatuh, si bayi tak menangis, kesadarannya kurang terang, 1/2 mengantuk.
c. 2-3 hari sesudah jatuh, mulai muntah, atau batuk darah.
d. Sekian hari sesudah jatuh, keluar darah atau air dari sisi hidung dan telinga.

Sepanjang orangtua banyak memperhatikan bayi mereka, menghindar bayinya jatuh dari ranjang atau tempat yang agak tinggi. Siang hari baiknya biarlah bayi bermain di matras, atau waktu ibu memasak, taruh bayi di kereta dorong, taruh di dapur, pasangkan sabuk pengamannya.

Orang-tua juga baiknya belajar sebagian perlakuan darurat, supaya bisa menolong bayinya bila tengah dalam keadaan darurat.

Sudah Benarkah Wudhumu? Hati-hati Dengan 10 Kesalahan Ini

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/sudah-benarkah-wudhumu-hati-hati-dengan.html
google.com
Berwudhu merupakan hal yang wajib dilakukan ketika kita hendak melakukan shalat, mengaji atau  ibadah yang lain, wudhu pun wajib untuk mengikuti tuntunan dari Al Qur’an dan hadits-hadits Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam dalam mengerjakannya. Maka tidak boleh kita melakukan ibadah hanya dengan dasar pendapat seseorang, opini seseorang atau logika semata. Lebih lagi jika tidak memiliki dasar sama sekali alias asal-asalan. Dikutip dari: Muslim.

Tapi apakah kalian menyadari hal sepele yang bisa membatalkan wudhumu? Apa sajakah itu? simak penjelasannya di bawah ini.


1.Tidak Membaca Bismillah

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/sudah-benarkah-wudhumu-hati-hati-dengan.html

Para ulama berbeda pendapat apakah basmalah atau mengucapkan “bismillah” hukumnya wajib ataukah sunnah. ٍSebagian ulama mewajibkan dengan dalil hadits: “tidak ada shalat bagi yang tidak berwudhu, dan tidak ada wudhu bagi yang tidak menyebut nama Allah Ta’ala” (HR. Ahmad dan Abu Daud, dihasankan oleh Al Albani dalam Irwaul Ghalil).

2.Doa Pada Saat Membasuh Anggota Wudhu

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/sudah-benarkah-wudhumu-hati-hati-dengan.html

Imam an-Nawawi berkata, “Doa-doa ini yakni doa-doa pada saat membasuh anggota wudhu tidak memiliki dasar. ” Dalam fatwa Lajnah Daimah no. 2588 dikatakan, “Tidak ada doa dari Nabi saw pada saat membasuh dan mengusap anggota wudhu dan doa yang disebutkan dalam hal ini adalah bikinan orang tidak berdasar, yang dikatahui secara syar’i adalah basmalah di awal wudhu, mengucap dua kalimat syahadat di akhir wudhu ditambah dengan,

اللَهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنَ المُتَطَهِّرِيْنَ 

“Ya Allah jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersuci.”

3.Meninggalkan Istinsyaq dan Istintsar

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/sudah-benarkah-wudhumu-hati-hati-dengan.html

Istinsyaq yaitu hirup air melalui hidung hingga ke pangkal hidung, serta Istintsar yaitu mengeluarkannya (air yang dihirup tadi) dari hidung. Beberapa golongan muslimin saat bewudhu cuma memasukan jarinya yang basah kedalam hidung. Dalil mengenai Istinsyaq serta istintsar yaitu hadits yang ada dalam Shahih al-Bukhari :

Dari Humran, (beliau menyifati wudhu Utsman radhiyallahu ‘anhu). Lalu ia memasukkan tangan kanannya di bejana, lantas ia berkumur, hirup air ke hidung serta mengeluarkannya, l/49.

Serta Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : ”Barangsiapa berwudhu, sebaiknya ia hirup air ke hidung (serta mengembuskannya kembali) ; serta barangsiapa yang lakukan istijmar (bersuci dari buang air besar dengan batu), sebaiknya mengerjakannya dengan ganjil (tak genap). ”

4. Tidak Sempurna Membasuh Anggota Wudhu

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/sudah-benarkah-wudhumu-hati-hati-dengan.html

Tidak sempurna dalam membasuh anggota wudhu dan mengakibatkan ada sebagian anggota wudhu yang tidak terbasuh oleh air. Imam al-Bukhari rahimahullah meriwayatkan dalam kitab Shahihnya. Dari Muhammad bin Ziyad, dia berkata:

’Aku mendengar Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu -saat itu beliau melewati kami, dan orang-orang sedang berwudhu: ”Sempurnakanlah wudhu kalian, sesungguhnya Abul Qosim (Rasulullah) shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

”Celakalah tumit-tumit (yang tidak terbasuh air ketika berwudhu) dari api neraka.”
Dan dari Khalid bin Mi’dan dari sebagian istri-istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

”Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melihat seorang laki-laki yang shalat sedangkan di punggung kakinya terdapat bagian mengkilap karena tidak terbasuh oleh air wudhu seukuran uang dirham (uang logam), maka Nabi menyuruhnya untuk mengulang wudhunya.” (HR. Imam Ahmad dan Abu Dawud menambahkan: dan (mengulang) shalat”). Al-Atsram berkata:

 “Aku bertanya kepada imam Ahmad: ’hadits ini sandanya jayyid (bagus)?’
Beliau menjawab: ’jayyid.’Imam asy-Syaukani rahimahullah berkata tentang hadits ini:

”Hadits ini menunjukkan wajibnya mengulang wudhu dari awal, bagi orang yang yang meninggalkan membasuh anggota wudhunya sekalipun sekecil apa yang disebutkan dalam hadits.”

“Barangsiapa yang menyempurnakan wudhu sebagaimana yang Allah perintahkan, maka shalat-shalat wajib (yang lima) adalah penghapus dosa (yang terjadi) di antaranya ”Tidak sempurna dalam membasuh anggota wudhu dan mengakibatkan ada sebagian anggota wudhu yang tidak terbasuh oleh air. Imam al-Bukhari rahimahullah meriwayatkan dalam kitab Shahihnya.

5. Menganggap Mengusap Leher Dianjurkan 

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/sudah-benarkah-wudhumu-hati-hati-dengan.html

Walau sebenarnya tak demikian, ia tak disarankan serta tak termasuk juga beribadah wudhu.

6. Membasuh Anggota Wudhu Lebih Dari Tiga Kali

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/sudah-benarkah-wudhumu-hati-hati-dengan.html

Ini adalah was-was dari setan, karena Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- tidak pernah menambah cucian dalam wudhu lebih dari tiga kali, sebagaimana yang tsabit dalam Shohih Al-Bukhary bahwa (Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- berwudhu tiga kali-tiga kali).

Maka yang wajib atas seorang muslim adalah membuang semua was-was dan keragu-raguan (yang muncul) setelah selesainya wudhu dan jangan dia menambah lebih dari tiga kali cucian untuk menolak was-was yang merupakan salah satu dari tipuan setan.

7. Menyebut Nama Allah d Dalam WC Atau Masuk ke Dalamnya Dengan Membawa Sesuatu yang Didalamnya Terdapat Dzikir Kepada Allah

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/sudah-benarkah-wudhumu-hati-hati-dengan.html

Ini yaitu hal yang makruh jadi sepantasnya untuk seorang muslim untuk menjauhinya. Dari Ibnu ‘Umar -radhiallahu ‘anhuma- beliau berkata :

“Ada seseorang lelaki yang berlalu sesaat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam tengah kencing. Jadi orang itu juga mengatakan salam namun Nabi tak membalas salamnya”. (Kisah Muslim).

Hal semacam ini karena menjawab salam yaitu termasuk juga dzikir.

8. Beristinja (Mencuci Dubur) Setelah Buang Angin (Kentut)

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/sudah-benarkah-wudhumu-hati-hati-dengan.html

Tidak ada istinja ketika buang angin (kentut), istinja hanya pada buang air kecil dan buang air besar, maka tidak disyari’atkan bagi orang yang kentut untuk beristinja sebelum berwudhu sebagaimana yang dilakukan oleh sebagian orang, karena dalil-dalil syari’at tidak ada yang menjelaskan akan istinja` dari kentut, yang ada hanyalah penjelasan bahwa kentut adalah hadats yang mengharuskan wudhu, dan segala puji hanya milik Allah atas kemudahan dari-Nya.

Imam Ahmad rahimahullah berkata, “Tidak terdapat dalam Al-Kitab, tidak pula dalam sunnah Rasul-Nya adanya istinja dalam kentut, yang ada hanyalah wudhu”.(Al-Minzhar fi Bayan Al-Akhtha` Asy-Syai’ah karya Asy-Syaikh Saleh bin Abdil Aziz Alu Asy-Syaikh)

9. Boros Dalam Penggunaan Air

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/sudah-benarkah-wudhumu-hati-hati-dengan.html

Boros atau israf tidak dicintai Allah, termasuk dalam berwudhu, Nabi saw sendiri mencontohkan pengiritan dalam bersuci, beliau mandi dengan satu sha`, jika mandi dengan satu sha` berarti wudhu kurang dari itu. Di samping itu boros air termasuk melampui batas dalam bersuci yang dilarang. Dari Abdullah bin Mughaffal berkata, aku mendengar Rasulullah saw bersabda,

إِنَّهُ سَيَكُوْنُ فِي هَذِهِ الأُمَةِ قَوْمٌ يَعْتَدُوْنَ فِي الطَّهُوْرِ وَالدُّعَاءِ .

“Akan ada orang-orang dari umat ini yang melampui batas dalam berwudhu dan berdoa.” (HR. Abu Dawud dengan sanad –menurut al-Arnauth- yang kuat).

10.Tertidur lalu tidak mengulang wudhu

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/sudah-benarkah-wudhumu-hati-hati-dengan.html

Sebagian orang tertidur di masjid, kemudian apabila iqamat dikumandangkan dibangunkan oleh orang di sebelahnya lalu langsung bangkit shalat tanpa berwudhu lagi. Orang yang seperti ini wajib baginya untuk berwudhu, karena dia lelap dalam tidurnya. Adapun kalau dia sekedar mengantuk dan tidur ringan sehingga masih mengetahui siapa yang ada di sekitarnya, maka tidak wajib baginya untuk berwudhu lagi.

Itulah beberapa kesalahan yang kurang kita sadari, Semoga informasi ini dapat berguna dan juga bermanfaat bagi anda. Terimakasih telah berkunjung.

Hanya 2 Tipe Manusia yang Benar-Benar Bisa Merasakan Bahagia

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/hanya-2-tipe-manusia-yang-benar-benar.html
google.com
Hidup di dunia ini hanya sementara, karena itu nikmatilah dan rasakan betapa bahagianya kita. Namun dalam menikmati kebahagiaan itu pasti cara orang berbeda-beda.
Ada 2 tipe manusia yang paling bahagia.

Manusia pertama bahagia di dunia saja, manusia kedua merasa bahagia di dunia dan InsyaAllah di akhirat kelak. Dan masing-masing kenikmatan yang dirasakan 2 tipe manusia ini tak akan pernah bersatu.

Apakah itu?
Dua kenikmatan yang tidak dapat bertemu itu adalah nikmat ibadah dan nikmat maksiat.

Hamba Allah yang istigroq tenggelam dalam nikmat ibadah pasti tidak akan mau maksiat. Karena hamba itu sudah merasakan nikmat hakiki, nikmat yang dicari-cari semua mahluk di dunia ini yang tidak semua mendapatkannya kecuali hamba Allah yang mujahadah serius sungguh-sungguh mendekatkan diri kepada-Nya. “Dan mereka yang sungguh sungguh mencari keridhaan Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan hidayah Kami, dan Allah mencintai mereka yang senang sekali berbuat baik” (QS Al Ankabut 69).

Sebaliknya mereka yang senang berzina, mabuk, makan yang haram, penipu, suka dusta, penyebar gosip, tukang fitnah, semua para penikmat maksiyat itu pasti tidak akan nikmat ibadah. Kalaupun shalat berat, puasa terpaksa, zikir hanya sedikit, haji pun hanya gelar. “Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan rasa malas. Mereka bermaksud riya di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali” (QS An Nisa 142).

Hanya 2 tipe orang ini yang benar-benar bisa merasakan kenikmatan.

Orang yang menikmati ibadahnya akan tenggelam dalam balutan rahmat dan kasih sayang Allah, selalu mengasihi sesama dan bisa merasakan betapa indah berkomunikasi denganNya di tiap awal waktu shalat fardhu.

Orang yang rajin bermaksiat juga akan sangat menikmati kehidupan mereka. Melebihi apapun, tidak pernah sedikitpun dalam hatinya takut dosa ataupun apa saja. Yang ada hanya kenikmatan di depan matanya.

Karena itu jangan gadaikan kenikmatan rohani dengan kesenangan jasmani yang akan jadi bangkai ini, jangan gadaikan kebahagiaan selama lamanya di akhirat hanya karena dunia sesaat yang menipu ini, Insya Allah kita bisa sahabatku….aamiin, aamiin, aamiin.

Oleh: KH Muhammad Arifin Ilham

Siapa Bilang Melahirkan Secara Cesar itu Tidak Sakit, Ini Fakta yang Bisa Membuka Mata

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/siapa-bilang-melahirkan-secara-cesar.html

Perdebatan antara proses melahirkan normal dan cesar masih saja terjadi, masih banyak yang memandang bahwa ibu melahirkan cesar dianggap bukan ibu yang sempurna.

Percakapan antara Ibu A melahirkan secara cesar dan Ibu B melahirkan dengan normal.

Ibu B : Enak ya Bu, nggak sakit waktu persalinan?
Ibu A : Mungkin seperti itu bun, tapi takutnya setengah mati..., padahal saya ini nggak tahu apa-apa tentang medis, dan resiko seperti yang saya baca-baca kalau operasi gagal, dan yang terjadi... ahh... jangan sampai lah..
Yang penting saya dan anak baik-baik saja.

Ibu B : Ia juga sih,, saya waktu melahirkan "Fulan" rasanya sakit,, karena 12 jam baru bukaan penuh...
Ibu A : Ya begitulah bunda, resiko masing-masing.. Tapi rasa sakit melahirkan cesar ini baru terasa setelah operasi... Ndak bisa bergerak bebas seperti melahirkan normal.... Itu bunda 5 hari sudah enak gitu ya jalannya.

Ibu B : Alkhamdulillah bunda... 
Dan pembicaraan dilanjutkan obrolan lain...

Ini pengakuan ibu-ibu yang melahirkan secara cesar..


Melanjutkan obrolan ibu-ibu diatas, baiknya kita ketahui 3 fakta berikut yang seharusnya bisa membuka mata, bahwa operasi cesar juga merupakan proses bertaruh nyawa untuk sang bayi.

Mengutip The Asian Parent, seperti ditulis di laman Bright Side, menjalani operasi cesar membutuhkan keberanian dan kekuatan dalam jumlah besar. Hanya seorang perempuan dan seorang ibu luar biasa yang mampu menghadapinya dengan cara yang mengagumkan.

Berikut ini 3 fakta yang selama ini hanya diketahui oleh ibu yang melahirkan cesar.

1. Keberanian Menghadapi Konsekuensi Prosedur Operasi

Banyaknya ibu yang menjalani operasi cesar sehingga dianggap sebagai prosedur biasa dan umum. Padahal, para dokter dan tenaga medis rumah sakit memasukkan operasi cesar dalam kategori operasi mayor atau operasi besar.

Seperti semua operasi mayor lainnya, cesar memiliki risiko tinggi untuk ibu dan bayi. Ditambah lagi, sangat sulit bagi suami atau keluarga untuk menemani sang ibu yang menjalani operasi cesar. Si ibu akan sendirian, tanpa kemungkinan untuk menerima dukungan dan penuh dengan ketidakpastian.

Operasi cesar adalah perjuangan melawan rasa takut dan kesendirian, dengan kekuatan dalam diri ibu dan keinginan kuat, serta cinta tanpa syarat yang membuat mereka mampu menanggung sulitnya operasi demi sang bayi.

2. Mereka Tidak Tahu Apakah Semua Baik-baik Saja Sampai Keluar Dari Ruang Operasi

Prosedur operasi cesar tidak berhenti begitu saja setelah bayi lahir, seperti jenis operasi lainnya, dokter harus menunggu sampai efek obat bius menghilang untuk menentukan apakah operasinya berhasil atau tidak.

Si ibu masih harus diperiksa setiap jam untuk memastikan tidak ada komplikasi pasca operasi.

Selama proses operasi, si ibu dalam keadaan sadar. Memang tubuh bagian bawahnya dibius agar tidak merasakan sakit, namun si ibu merasakan semua pergerakan yang terjadi saat dokter membelah perutnya untuk mengeluarkan sang bayi.

Perasaan seperti itu tentu saja tidak menyenangkan, bila Anda sebelumnya tidak mengetahui hal ini sebelum menjalani operasi cesar, kemungkinan akan mengalami trauma karena pengalaman itu sangatlah tidak nyaman.

Meski demikian, para ibu menjalani semua proses itu dengan gagah berani, karena mereka tahu bahwa hadiah yang akan mereka terima sangatlah indah. Yakni kehadiran sang bayi yang mereka nantikan.

3. Mereka Melewati Proses Pemulihan Pasca Operasi Layaknya Pahlawan

Seperti diketahui, proses pemulihan pasca operasi casar berlangsung lebih lama dari proses pemulihan saat melahirkan dengan normal. Namun ketika bayi lahir, dunia sebagai seorang ibu akan melingkupi mereka.

Dengan segala kebutuhan dan tuntutan perawatan bayi, mereka memenuhinya tanpa mengeluh.

Bagi ibu yang melahirkan normal, hari-hari pertama kehadiran bayi sangatlah melelahkan, apalagi bayi ibu yang melahirkan cesar. Mereka harus menjalaninya dengan menahan rasa sakit pasca operasi yang belum sepenuhnya hilang.

Hal ini membuat mereka menjadi lebih kuat, mengalahkan rasa sakit demi memberikan yang terbaik bagi bayi. Kekuatan mereka hanya bisa dimengerti oleh ibu lain yang juga menjalani operasi.

Tidak peduli betapa beratnya hari yang mereka jalani pasca operasi, mereka menghadapinya dengan senyum dan cinta yang melimpah untuk sang bayi. Karena setiap detik yang mereka lewati, mereka bisa memeluk bayi yang mereka cintai, inilah yang membuat segala letih dan sakit menjadi sepadan.

Mari kita dukung semua ibu yang ingin melahirkan secara normal maupun cesar. Keduanya sama-sama pahlawan, bertaruh nyawa demi sang bayi. Perjuangan yang dilewati juga sama-sama berat, jadi jangan saling menghakimi.

Mari saling memberi dukungan pada ibu dan bayi. Karena pekerjaan seorang ibu adalah pekerjaan seumur hidup, sama berharga dan sama bernilainya, tak peduli apakah ia melahirkan dengan cesar ataupun normal.

Karena untuk menjadi Ibu yang seutuhnya bukan dilihat dari cara ia melahirkan Normal atau Cesar, tapi mampukah ia mendidik anak yang dilahirkan menjadi anak yang sholeh/sholehah dan mengantarkan orangtua ke ridhoNya Allah SWT. 

Hanya Dengan 7 Cara Mendekatkan Diri Kepada Tuhan

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/hanya-dengan-7-cara-mendekatkan-diri.html

Sebagai manusia biasa, mungkin kita tidak akan luput dari yang namanya dosa, akan tetapi ada kalimat penghapus dosa bagi umat Islam yang bila mana diucapkan untuk memohon ampunan kepada Allah SWT. Selain kalimat yang harus dihafal sebagai penghapus dosa, ada beberapa wasiat oleh Rasulullah yang juga perlu kita ketahui dan juga amalkan supaya jalan untuk masuk surga terbuka lebar bagi kita semua. Berikut mengenai ulasan kedua penjelasan diatas.

Kalimat yang bila dihafalkan dengan baik dan dilantumkan pada kehidupan sehari-hari, maka orang itu bakal dipandang mulia di sisi Allah SWT dan Malaikat. Tidak lupa juga bahwa jika menghafal dengan benar kalimat-kalimat tersebut, maka dosa-dosa apapun yang dimiliki dan sebanyak apapun pasti diampuni :

1. “Bismillah”

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/hanya-dengan-7-cara-mendekatkan-diri.html


Kalimat “Bismillah” mempunyai efek untuk mendoakan dan memberkati yang sebenarnya membawa kebaikan bagi kaum muslim yang mengucapkannya. Selain itu kalimat “Bismillah” ternyata memiliki arti pembawa kebaikan. Kata “Bismillah” bertujuan agar tercapainya kebutuhann dan  mencapai kesuksesan.

2. “Alhamdulillah”

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/hanya-dengan-7-cara-mendekatkan-diri.html


Kalimat dzikir yang wajib diucapkan setiap hari. Kalimat “Alhamdulillah” ini termasuk dalam surat Al-Fatihah yang bila mana dibaca saat kita melakukan shalat pasti membaca kalimat ini. Tidak sah shalat kita jika tidak membaca surat Al-Fatihah.

3. “Astaghfirullah”

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/hanya-dengan-7-cara-mendekatkan-diri.html


Memiliki makna meminta ampunan kepada Allah SWT dan memohon ampun agar Allah SWT menutupi segala dosa-dosa yang pernah kita lakukan, dan tidak menghukumnya atas dosa-dosa yang pernah kita lakukan selama ini.

4. “Insya-Allah”

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/hanya-dengan-7-cara-mendekatkan-diri.html

Ucapan yang memiliki arti "Jika Allah mengijinkan" atau "Kehendak Allah". Istilah ini menyertai pernyataan akan berbuat sesuatu pada masa yang akan datang. Bisa jadi "Iyaa" maupun "Tidak"

5. “La haula wala quwwata illa billah”

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/hanya-dengan-7-cara-mendekatkan-diri.html

Kalimat yang berisi penyerahan diri dalam segala urusan kepada Allah SWT. Bahkan manusia tidaklah bisa berbuat apa-apa dan tidak bisa menolak sesuatu yang sudah diatur oleh Allah SWT, juga tidak bisa memiliki sesuatu selain kehendak Allah SWT.

6. “Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun” 

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/hanya-dengan-7-cara-mendekatkan-diri.html

Kalimat “Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun” ini sesungguhnya memiliki arti semua yang telah diciptakan oleh Allah SWT adalah milik Allah dan kepada-Nya

7. “Laa ilaa ha illa Allah Muhammadur Rasulullah”

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/hanya-dengan-7-cara-mendekatkan-diri.html

Kalimmat “Laa ilaa ha illa Allah Muhammadur Rasulullah” memiliki makna menghindarkan manusia dari siksaan api neraka.

Selain kalimat -kalimat untuk menghapus dosa, ada beberapa wasiat dari Rasulullah yang perlu untuk diketahui oleh para umat Islam. Wasiat berikut adalah dari Rasulullah kepada Abu Dzar:
  1. Memberikan sebagian rezeki yang kita dapat untuk orang di sekeliling kita (orang-orang yang tidak punya alias kaum miskin yang dekat dengan kita)
  2. Melihat sekeliling kita bukan dari golongan bawah maupun atas kita
  3. Menjaga silaturahmi dengan keluarga besar kita walau tempat tinggalya jauh dan dekat dari kita. Walau mereka tidak baik dengan kira
  4. Memperbanyak kalimat "La haula walaa quwwata illa billah"
  5. Untuk selalu menyatakan kebenaran walau memang pahit dan menyakitkan.
  6. Tidak takut atas ejekan orang lain karena yang melakukan hal tersebut dalam dakwah kepada Allah SWT.
  7. Tidak boleh meminta-mita kepada orang lain.

Kesimpulan :
Banyak umat Islam yang senantiasa mengucap kalimat tersebut dan ternyata kalimat tersebut bukanlah  hanya sekadar kalimat biasa, melainkan kalimat yang dapat menghapus dosa apabila kita menghafal dan mengucapnya sesuai dengan keadaan dan kondisi yang kita hadapi.

Terapkan Bahan - Bahan Ini Untuk Mendapatkan Kulit Wajah Lebih Bersih dan Bersinar Hanya Dalam 1 Min

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/terapkan-bahan-bahan-ini-untuk.html
google.com
Jika anda memiliki wajah yang kusam, tentunya dapat mempengaruhi kepercayaan diri dan penampilan bukan?? Ada banyak cara memutihkan wajah yang bisa anda pilih, mulai dari cream pemutih wajah, suntik putih, lulur pemutih ataupun obat pemutih kulit. Namun sebagian wanita lebih memilih cara alami memutihkan kulit.

Cara alami memutihkan kulit lebih aman dan lebih murah dibanding metode dan cara memutihkan kulit yang lain. Cara alami memutihkan kulit bisa anda lakukan dengan membeli produk pemutih kulit alami berbahan susu, yoghurt, bengkuang, nanas dll. Selain itu, anda juga dapat dilakukan dengan cara memutihkan wajah secara tradisional menggunakan bahan alami tentunya, dan pembuatannya pun juga anda kerjakan sendiri, sehingga lebih murah dibanding produk pemutih kulit alami.

Kali ini kita akan membahas mengenai cara memutihkan wajah dalam 1 minggu dengan masker beras. Cara memutihkan wajah secara tradisional berbahan beras ini tentunya sangatlah mudah didapatkan, karena beras merupakan bahan makanan utama penduduk Indonesia. Sehingga Anda tidak perlu kesulitan untuk mendapatkannnya karena pasti tersedia di rumah Anda. Berikut akan dijelaskan cara memutihkan wajah dalam 1 minggu dengan masker beras :

Cara Memutihkan Wajah Dalam 1 Minggu Dengan Masker Beras

Cara memutihkan wajah dalam 1 minggu dengan masker beras sebenarnya bukan hal baru, sudah jaman dahulu banyak orang-orang menggunakan beras sebagai masker pemutih wajah alami. Selain digunakan untuk masker pemutih wajah alami, beras juga dapat digunakan untuk lulur pemutih badan atau scrub yang dapat membantu untuk mengangkat sel-sel mati yang ada dalam tubuh. Untuk pembuatan lulur pemutih badan berbahan beras, biasanya dicampur dengan bunga-bunga yang mempunyai aroma harum. 

Dengan penggunaan lulur dari beras ini, membuat tubuh menjadi bersih sekaligus harum. (Baca juga : Cara Memutihkan Kulit Tubuh Secara Alami Dan Tradisional Dengan Lulur) Cara Memutihkan Wajah Secara Tradisional Dan Cepat Dengan Masker Beras Penggunaan masker pemutih badan dengan bahan alami seperti beras, lebih baik daripada produk pemutih badan yang mengandung bahan kimia karena beras tidak menimbulkan efek samping bagi kesehatan anda. 

Sebelum anda mencoba cara memutihkan wajah dalam 1 minggu dengan masker beras ini, persiapkanlah beras organik. Dipilihnya beras organik karena tidak mengandung pengawet dan tanpa pemutih yang berbahaya bagi tubuh Anda. Berikut ini adalah cara memutihkan wajah secara tradisional dengan masker beras. 

Cara Membuat Masker Pemutih Badan Secara Tradisional Dari Beras Untuk membuat masker pemutih badan dari beras, bahan-bahan yang diperlukan (selain beras organik seperti dibahas diatas) adalah madu.

Ambil 3 genggam beras. Kemudian rendam beras dengan air bersih dalam suatu tempat atau wadah yang bersih selama semalaman.

Setelah direndam semalam, tumbuk beras tersebut sampai halus dan dijemur di bawah terik matahari. Tunggu hingga kering dan menjadi seperti tepung beras.

Ambil tepung beras sebanyak 2 sendok dan beri madu secukupnya. Aduk sampai rata sampai menjadi adonan berbentuk pasta.

Apabila adonan yang dibuat terlalu pekat maka tambahkan dengan sedikit air hangat.

Itulah cara membuat masker pemutih badan secara tradisional dari beras, mudah bukan?? Apabila tepung beras yang Anda buat dalam jumlah banyak, sebaiknya disimpan dalam toples yang kering dan bersih.

Tips Memutihkan Wajah Secara Tradisional

Bersihkan wajah sebelum memakai masker pemutih wajah alami Untuk melakukan proses pemaskeran, terlebih dahulu bersihkan wajah dengan menggunakan sabun pembersih wajah agar kotoran-kotoran yang menempel di wajah dapat terangkat. 

Setelah itu keringkan dengan menggunakan handuk yang bersih dan halus. Oleskan masker beras tersebut secara merata di seluruh wajah. Hindari untuk memasker pada daerah mata dan bibir. Tunggu sekitar setengah jam sampai masker meresap dalam kulit wajah secara maksimal dan mengering. Setelah itu bilas dengan menggunakan air bersih. 

Cara memutihkan wajah dalam 1 minggu dengan masker beras ini akan efektif apabila anda melakukannya setiap hari. Anda tak perlu khawatir efek sampingnya karena bahan alami ini sepenuhnya aman bagi kesehatan. Bagaimana, apakah anda tertarik mencoba cara memutihkan wajah dalam 1 minggu dengan masker beras??

(xoxo) 

Tuesday, May 2, 2017

Kamu Dikodein Aja Nggak Peka, Minta yang Iya-iya! Mau Nggak Dianggap Sama Allah?

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/kamu-dikodein-aja-nggak-peka-minta-yang.html

     Sudah dikasih kode, kok engga peka? Kode apa sih?

Cemburu merupakan refleksi dari perasaan cinta yang muncul ketika orang yang dicintai melakukan tindakan tidak sesuai. Tidak hanya terjadi pada manusia, ternyata Allah Azza Wajala juga cemburu kepada hamba-Nya.
Bahkan dalam sebuah hadist dijelaskan bahwa tidak seorang pun cemburu melebihi dari cemburunya  Allah. Jika manusia bisa begitu murka ketika terbakar cemburu, maka bagaimana dengan cemburunya sang maha pencipta ini?

Manusia sejatinya harus memahami kecemburuan Allah SWT. Ini untuk menghindari kemurkaan karena manusia sudah terlalu jauh dari-Nya. Caranya adalah dengan  menghindari hal-hal yang membuat Allah SWT cemburu. Layaknya sebuah kisah yang mana kode dari Big Boss jangan sampai dilewatkan apalagi disepelekan. Mau nggak dianggap sama Allah SWT?

Jadi gini, pernah gak temen-temen lagi enak-enaknya tidur, eh tiba-tiba banyak nyamuk yang menggigit kita. Akhirnya terbangun dari tidur. Lihat jam ternyata jam 02.00. Lalu ambil obat nyamuk, terus tidur lagi.

Setengah jam kemudian terbangun lagi karena kebelet buang air kecil. Setelah buang air, lihat jam ternyata masih jam 02.30 Ya udah deh, tidur lagi. Lalu udara dingin banget, bangun terus ambil selimut. Ternyata masih jam 03.00.
http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/kamu-dikodein-aja-nggak-peka-minta-yang.html

“AAAAHHHH..!!!! TIDAAAKK..!!!”

Terbangun. Huft.. Ternyata tadi mimpi buruk. Lihat jam masih jam 03.30.

“Tidur lagi ah, lumayan masih shubuh masih lama nih.”

Sering kali kita tidak peka terhadap hal seperti itu, tidakkah kita merasa itu adalah kode dari Allah bahwa Ia sedang kangen sama kita?Allah ingin kita sholat malam, ingin mendengar doa-doa kita dan curhat kita. Allah lagi rindu pada kita. #PekaDong

Di sepertiga malam Allah turun dari ‘Arsy menuju langit bumi. Allah datang, eh kita malah tidur. Katanya pengen hidup berubah, sukses, pengen memberangkatkan haji orang tua, pengen punya rumah, pengen punya mobil dan motor, Terus katanya pengen dapat jodoh. *ehh.

Ketika manusia memberi kode kepada orang lain, terus orang tersebut nggak peka, pasti sakit hatikan? Terus bilang deh, “Kenapa sih kamu enggak peka sama aku?

Coba bayangkan sudah berapa kali kita abaikan kode – kode dari Allah?? Nanti malam kalau dapat kode dari Allah, peka ya? Terus curhat deh pengen apa aja.

(Dari seorang yang punya hati mulia dimana mengingatkan bahwa kita haruslah selalu mengingat Sang Illahi, karena sadar diri kita bukanlah siapa-siapa di dunia ini). 

Ambil Tempatmu Mulai Sekarang, Jangan Sampai Tertinggal dan Tak Berjumpa dengan-Nya!

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/ambil-tempatmu-mulai-sekarang-jangan.html

Tahukah bahwa di belakang gemerlap dan keindahannya yang memikat, tersimpan bencana dan penipuan yang besar?

Cermati, lihat, dan belajarlah dari orang yang telah tenggelam di dalamnya. Dia mengira bahwa dunia ini diciptakan untuknya dan dia diciptakan untuk dunia. Lihat pula kemajuan yang telah diraih oleh negeri-negeri kafir, ternyata semua itu menjadi bumerang dan senjata makan tuan. Jangan sampai terlena. Jika tidak, kita akan menjadi korban berikutnya.

Sebuah kisah, dimana jika masih ada yang mengejar dunia dan bahkan sampai melupakan akhiratnya, maka ketahuilah dari sini jika cukup sengsara di dunia saja, dan jangan sampai berlanjut di akhirat kelak. Naudzubillah.

Panggil saja, Umi Jainab namanya. Seorang janda tua yang tak memiliki anak. Suaminya sudah dua tahun yang lalu mendahuluinya menghadap Sang Pencipta. Hidupnya miskin, hanya sebuah gubuk tua di pinggir desa yang menjadi tempatnya bernaung. Suasana sepi dan terpencil, jauh dari rumah-rumah penduduk yang lain. Tiap hari Umi Jainab bekerja sebagai buruh cuci, dia berkeliling dari satu rumah ke rumah yang lain untuk mencari orang yang membutuhkan jasanya.

Pelanggannya adalah para penduduk yang merasa iba pada Umi. Karena wanita tua yang miskin ini hidup sebatang kara tanpa ada yang membantunya. Tapi terkadang para penduduk desa merasa heran terhadap apa yang dilakukannya.

Penghasilan Umi sebagai buruh cuci tidaklah seberapa. Tapi tiap hari dia selalu menyisihkan sebagian penghasilanya untuk menyumbang masjid atau membantu sesama yang mebutuhkan. Padahal dia sendiri hidup serba kekurangan. Tiap hari dia merelakan diri untuk berpuasa, demi bisa menyisihkan sebagian penghasilanya untuk dia darmakan.

http://berita-suara.blogspot.com/2017/05/ambil-tempatmu-mulai-sekarang-jangan.html

Sungguh sikap yang terpuji tapi berat untuk dapat dilaksanakan semua orang. Bahkan orang-orang yang memiliki harta berlebih saja sangat sayang mendarmakan sebagian harta mereka. Kenapa Umi yang sudah memiliki kehidupan sangat susah masih menyempatkan untuk membagi sebagian rizki yang di dapatnya untuk orang lain? Bukankah dia juga sama membutuhkanya?

Itu adalah sebuah pertanyaan besar yang tak bisa di jawab oleh semua orang. Hingga pada akhirnya, ada seorang tetangganya yang coba bertanya pada Umi tentang semua hal yang dilakukannya.

“Umi, bukankah kehidupan Umi juga susah? Kenapa masih sempat menyisihkan sebagian penghasilan Umi yang sudah sangat sedikit itu? Bukankah Umi juga sangat membutuhkanya?” tanya tetangga itu.

“Aku coba membeli surga ku,” jawab Umi.

Jawaban tersebut tentu saja membuat si tetangga bingung tak mengerti. Hingga akhirnya dia bertanya lagi.

“Maksud Umi apa?” kata si tetangga.

“Aku sudah hidup sengsara di dunia. Tak memiliki anak, di tinggal suami, aku hanya sebatang kara di dunia ini. Yang kumiliki hanya Allah saja. Aku ingin diakui oleh Allah sebagai hamba yang taat. Agar kelak aku bisa bertemu dan melihat wajah Penciptaku yang Agung secara langsung. Dan yang dapat melihat Dia dan mendapat ridho serta kasih sayangnya adalah mereka yang berada di dalam surga.

Sedang mereka yang di neraka akan selamanya di laknat dan Allah tak akan mau melihat mereka. Oleh karena itu, aku coba membeli tempat ku di surga. Mencoba menjadi hamba yang baik di mata Allah. Agar aku di akui olehNya sebagai hamba-hamba solehah yang patut menempati surga untuk dapat melihat wajahnya setiap saat.

Jika aku sudah sengsara di dunia, dan masih saja menjadi hamba yang lupa pada Tuhannya dan malah terus mengejar dunia. Maka, tak ada apapun yang akan kudapat. Selain kesengsaraan di dunia dan akhirat yang kan ku sesali selamanya,” jawab Umi.

Mendengar jawaban itu, si tetangga menjadi terdiam. Hatinya terasa di tusuk-tusuk oleh duri yang tajam. Dia mulai sadar akan tiap kekhilafanya. Kini Allah telah mengingatkanya lewat kata-kata wanita muslimah solehah yang miskin akan dunia, tapi kaya akan iman dan cinta kepada Allah. Dan si tetangga pun menangis, menyesali tiap apa yang dia lupakan selama ini. Dia mulai sadar, dan berniat untuk menjadi hamba yang lebih baik untuk sama-sama membeli surga.

Sahabat, jangan-jangan, selama ini kita merasa lelah, letih, stress dan tak berdaya mengejar dunia, karena kita telah berlari dan berlomba-lomba mengejarnya. Padahal kata Allah, cukuplah dengan berjalan untuk mengejar dunia ini. Artinya, jangan menggebu-gebu sehingga kita lupa kepada Sang Pemilik rezeki itu. Wallahu’alam.